### Keharuman Jejak Para Auliya Batu Ampar Madura ( 2 )

Pak Sakerah, Jawara Tanah Madura Tanpa Tanding.

Asma pamungkas dan terkenal di belantara jaw dwipa.warisan nabi hidir,yang telah berumur ribuan tahun.tertakdir untuk di manfaatkan oleh umat.Dan manusia yang terpilih untuk menyebarkan dan mengamalkannya yaitu wali yang masyhur,BUJUK BATU AMPAR.Asma ini di kenal sebagai asma amat ampuh dan multi fungsi.terkenal dengan nama ASMA SUNGAI RAJEH atau di sebut juga ASMA NAKABAN.asma yang di turunkan langsung oleh nabi hidir kepada beliau.smg cerah kuburnya.

Alkisah saudara Sayyid Abdul Mannan (Bujuk Kasambih) yang bernama Sayyid Moh. Jazuli yang berjuluk Bujuk Demang Prawira meninggalkan kediamannya menuju pesisir selatan guna bertafakkur disana. Seperti saudara-saudara beliau yang lain, tanpa terasa waktu berjalan seiring perjalanan bathinnya menghadap sang kekasih. Tak tertulis berapa waktu yang beliau tempuh dalam kefanaannya bersama Allah. Namun para pecinta jejak wali Batu Ampar meyakini beliaupun tak kalah hebat Mujahadahnya dengan saudara-saudaranya yang lain. Hingga akhirnya Allah memberikan perkenan kepada Beliau untuk berguru langsung kepada Nabi Mulia Khaidir Alaihis Salam. Atas kehendak Allah, terjadilah bai’at Asma Sungai Rajeh ( Asma Nakaban ) kepada Beliau untuk di sebarkan sebagai benteng umat Islam yang kokoh.

Dari beliau Sayyid Jazuli, Asma ini mengalir kepada saudaranya yang mulia Sayyid Abdur Rahman Bujuk Kasambih. Kisah yang menarik dari karamah Sayyid Abdul Mannan Kasambih di antaranya, dahulu ada jawara pilih tanding di Madura yang di takuti baik oleh kawan maupun lawan. Bahkan Belanda waktu itu sampai putus asa untuk menundukkanya. Beliau seorang pejuang yang bringas dan agresif. Pantang mundur bila urusannya melawan Belanda dan kejahatan, namun beliau mempunyai kelemahan tidak senang bila ada yang di anggap menyaingi kehebatanya. Seluruh jawara pulau Madura ada di bawah wibawanya. Bahkan karena ambisinya beliau pernah menantang kesaktian Yang Mulia Kyai Moh Hasan Genggong, Probolinggo, tercatat ada ada dua orang yang beliau tunduk akan petuahnya. Pertama Sayyid Abdul Mannan sebagai gurunya dan Kyai Moh Hasan Genggong orang yang pernah menaklukkanya.

Kisah menariknya, ternyata Pak Sakerah yang di jadikan simbol keperkasaan orang Madura adalah murid pertama penerima bai’at Sungai Rajeh. Proses bai’at yang di lakukan oleh sang walipun tergolong unik sat bai’at Sayyid mengelupas dahi Pak Sakerah dengan tangannya lalu di tulislah Asma Sungai Rajeh langsung menyatu dengan darah dagingnya. Setelah selesai prosesi bai’at Beliau tutup kembali kulit dahi Pak Sakerah, Subahaanallah kulit itu menyatu kembali seperti tak terjadi suatu apapun. Untuk menguji keampuhan warisan ilmu tersebut, maka di ajaklah Pak Sakera ke rel kereta api yang di buat oleh Belanda waktu itu bersamaan ada kereta api Belanda sedang lewat sang Sayyid memerintahkan Pak Sakera untuk tidur di atas bantalan rel, karena perintah sang guru, Pak Sakerah dengan hati was was mengikuti perintahnya.apa yang terjadi?…..keajaiban Allah membuat Pak Sakerah bangun kembali tak kurang suatu apapun tanpa cedera. Beliau selamat dengan izin Allah berkah do’a dan bai’at sang Wali. Maha Besar Allah. Laa haula walaa quwwata illaa billaahil ‘aliyyil adhim.

Asma Sungai Rajeh di juluki juga “Asma Nakaban” karena ada kalimat nakabannata dalam bait do’anya.

Semoga berkah beliau menaungi kita semua. Amiin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s